Salahku??
Karya:Ulil Amri/35/XI MiiA 1
Karya:Ulil Amri/35/XI MiiA 1
Sang Mentari tak henti-hentinya
menampakkan kilauan sinarnya .Didampingi gugusan awan membentang putih nan
cerah .Para rerumputan melambai liau diiringi kicauan burung meliuk-liuk dengan
merdunya .Suasana ini menambah semangat pagiku tuk menjalani aktivitas hingga
petang nanti.Kualihkan pandanganku menuju bangunan mewah nan megah
dipersimpangan jalan itu yang tak lain adalah kampusku.Segera ku berjalan lebih
cepat .Memang jarak kampus dengan kosku tak begitu jauh ,sehingga memungkinkanku
tuk berjalan kaki.Kulihat Ujang tengah turun dari sepeda mionya.
“Hai Ujang.”Sapaku dengan menepuk
pundaknya dari belakang sembari menjajari laju jalanya.
“Ah maneh mah nyien Abi Kapoho urang
Sri …”Ucapnya kaget dengan logat sundanya
.
“Ah,kowe iki ,aku ora ngerti
bahasamu ,yawes kita duduk ing taman wae ,ben enak ngobrolnya.”Celotehku yang
membuatnya tertawa dan mengikutiku duduk di taman .
“Eh Sri siapa nanti dosen mata
kuliahmu?”Tanyanya.
“Aku nanti speaking dosenya Pak Rido
.Kamu sendiri Jang?”Tanyaku balik.
“Aku juga speaking tapi Pak
Ardi.Udah jam 8 kurang nih,gak masuk kita?”Ajaknya .
“Ah kamu Jang,masih jam 8 kurang
wae.lagian Pak Rido biyasanya telat.tapi kalo kamu mau masuk duluan,ya sudah
sana gih.”Seruku sembari menampakkan raut muka cemberut.
“Eleh-eleh Sri,kunaon maneh mah
bete’ wae.Urang mah ente tiasa ey arek ka kelas.”Ucapnya tak tega melihatku
cemberut.
“Eih,biarin terserah aku dong mukaku
mau cemberut kek apa kek.Ya udah ayo kita masuk kelas aja deh .Udah nih aku
senyum tuk sobatku tercinta,haha.” Ucapku seraya menggodanya.
“Yaps ,siip” ia meninggalkanku dan
berlalu.
***
Sebenarnya ada satu lagi sahabat
kami dari kami bertiga yaitu As’ad.Ia dari Sulawesi tepatnya di Makassar.Tapi
kini kami hanya bisa mendoakan agar ia berada di syurga dan diterima disisi
Allah.Sungguh tak kuasa jika mengingat kejadian itu.Aku juga merasa bersalah
atas kejadian yang telah menimpa As’ad Kala
itu tak henti-hentinya aku terus menyalakan diriku.Tapi Ujang degan sabar menenangkanku
bahwa ini adalah takdir dari Yang Maha Kuasa dan itu bukan salahku.
“Sri,Ujang.Ayo nanti kita ke pasar
malam yuk,Bete nih di kos sendiri.”Ajak As’ad dengan semangatnya ketika itu.
“Iya nih Ad ,Aku setuju.nanti kumpul
di rumahmu ya…”Ucapku senang.
“Siip,oke .kutunggu nanti jam
7.”
***
“Ramenya nih,ayo kita duduk disana
dulu gih .” Kataku sambil kutunjukkan tempat yang lumayan sepi di pasar malam.
“oke.”Sahut mereka berdua.
“Aku belikan es krim contong ya
kalian ,bentar tunggu disini.” Segera ku membelikan untuk kami bertiga.dan kami
pun menikmatinya.
“Ih pinter nih satu anak ,tau aja
kalo pingin es krim .”Puji Ujang .
“Ya iya dong siapa dulu putrid cantik
Sri gituloh.Haha”Sontak saja mereka ikut tertawa .
“Eh sob,aku cari toilet dulu ya deket
sini.tunggu gue nih jangan ditinggal loh.” Ucap ujang dengan berlari.Ia
meninggalkan kami berdua aku dan as’ad dalam keheningan .Ia mendekatiku seperti ingin mengatakan sesuatu.jantungku
berdengkup kencang ,adanku bergetar.tapi
kusembunyikan darinya dan ku berlagak
santai .
Setelah kami basa-basi berbincang
yang tak terlalu penting.tiba-tiba ia terdiam dan tertunduk bak malu.
“Emmm…Sri Sebenarnya udah dari dulu
aku ingin mengatakanya .Tapi baru sekarang aku berani mengungkapkanya bahwa aku
mencintaimu lebih dari seorang sahabat. Emmm bagaimana denganmu ?maaf ya jika
aku spontan mengungkapkanya.” Ulasnya lirih tak berani menatapku ,memang ia
pemalu..
“Bagaimana ya Ad,maaf banget
sebelumnya…tapi jujur sebenarnya dihatiku sudah ada orang lain tapi ia belum
peka.maaf banget Ad.” Tak tega ku mengatakan demikian .Tapi bagaimana lagi??
Beruntung
Ujang sudah datang .Jadi kami menutupi hal itu dan kami pun berpisah menuju
kediaman masing-masing.
***
Aku tak bisa tidur .dan sembari tadi mondar mandir
dikamar memikirkan sebuah kejadian yang tak disangka. As’ad menyukaiku ,padahal
yang ku harapkan ialah Ujang .Tapi kenapa ia tak peka sedikitpun
terhadapku.Sebenarnya aku juga kasihan As’ad yang sudah berusaha tuk berani
mengungkapkanya kepadaku .Tapi aku harus bagaimana? ?Disisi lain aku masih
mengharapkan Ujang. -_-
Tiba
tiba handphoneku bordering .dan kuangkat telfon dari Ujang .sungguh senangnya
:-D.
“Sri,sungguh bersabarlah.Sahabat
kita..” Isak tangisnya mendengung lirih.
“Ada apa Jang? Sahabat kita
As’ad maksud kamu??”Tanyaku penasaran
dan seperti ada kesedihan didalamnya.
“As’ad Kecelakaan di depan rumahnya
ketika ia akan menyebrang.dan ia dipanggil oleh sang maha kuasa.jasadnya di
otopsi di RS Jokowi .ku tunggu disana Sri.” Ucapnya terbata-bata menunggang
kesedihan.
Sungguh
Pikirku tak karuan .Air mataku mengalir
deras begitu saja. Apalah daya aku ini…Sahabat tak berguna kah?Apakah semua ini
salahku ya Rabb???
http://taipannnewsss.blogspot.co.id/2018/04/sering-merasa-tidak-bahagia-ini.html
BalasHapusQQTAIPAN .ORG | QQTAIPAN .NET | TAIPANQQ .VEGAS |
-KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
1 user ID sudah bisa bermain 8 Permainan.
• BandarQ
• AduQ
• Capsa
• Domino99
• Poker
• Bandarpoker.
• Sakong
• Bandar66
Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
customer service kami yang profesional dan ramah.
NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
• WA: +62 813 8217 0873
• BB : D60E4A61
• BB : 2B3D83BE
Come & Join Us!